Gift
Siang selalu berganti malam. Begitupun dengan matahari yang selalu bertukar posisi dengan bulan. Seperti itu sajalah selama ini hidupku. Tertata dengan baik di tempatnya. Tapi bagaimanapun tertatanya, ada sesuatu yang belum berdamai dengan hati ini. Aku mengkhawatirkannya. Setiap detik yang ada telah ku manfaatkan dengan sebaik mungkin agar aku tidak harus bersusah payah merindukannya. Tapi sedetik saja tanpa kegiatan, rasanya dia selalu langsung hadir di kepala ini. Ini akibat komunikasi yang terputus. Sudah hampir 5 bulan aku tak pernah berkomunikasi dengannya. Rasanya seperti perempuan bersatus tapi single. Aku tahu ini bukan kesalahannya. Tapi ini konsekuensi antara dia dan aku dimana telah ada kesepakatan untuk memakluminya. Berusaha untuk selalu mempercayai satu sama lain. Hanya itu satu-satunya jalan untuk kami agar hubungan ini dapat terus berjalan. Kepercayaan yang semestinya dapat dibayar mahal dan pada akhirnya dapat berdiri kokoh dalam gerbang pelaminan. Ah, khayalan ini...